Ada yang masih inget tanggal 26 Februari 2012? Yang gue inget dari tanggal itu adalah saat itu Transjakarta gratis, pelaksanaan tes PSB Labschool, dan juga... kematian sahabat beda spesies gue, yaitu Doofen Blacksun (dulu pernah ada postingannya di blog ini, klik sini). Isinya adalah
"Saya punya hamster, saya beli tgl 1 Juli 2010 saat berlibur ke Batu, Jawa Timur, dulunya ada dua, jantan dan betina (sepasang) yang jantan namanya Doofen Blacksun, yang betina namanya Doofen Brownshine, apakah anda berpikir hamster saya sudah berkembang biak? kalau iya, anda salah!!! hamster saya yang betina sudah berpulang ke rahmatullah tgl 18 Oktober 2010, sekarang tinggal ada Blacksun"
Sebenernya hamster ini gue beli nggak sengaja, gara-gara gue ngambek karena gajadi main ke Jatim Park, disebelah taman bermain itu ada semacam toko hewan, jadilah dengan iseng gue beli mereka (karena murah, dan juga bisa dibawa kemana-mana), karena gue masih ditengah liburan, mereka udah pernah jalan-jalan, abis dari Batu gue ke Probolinggo (Bromo) dan kembali ke Jakarta, menurut gue mereka kuat sekali jalan-jalan naik mobil cuma pake kandang murahan... jadi penjualnya ternyata ga bohong bilang "Kuat kok hamsternya dibawa ke Jakarta". Sampe Jakarta gue langsung nyari-nyari info tentang hamster, karena gue takut umur mereka ga panjang kayak kelinci yang dulu pernah gue pelihara. Gue langsung ke petshop yang lumayan deket dari rumah gue, dan beli kandang hamster yang... ga bertingkat, tapi cukup terlihat mewah di mata gue, kandangnya gue modif-modif dikit biar jogging wheel (tempat lari-larian hamster)nya bisa dimasukin (gue emang gabisa modif sepeda, tapi gue bisa modif kandang hamster, kurang sakti apa gue?). Tanpa maksud pilih kasih, jujur gue lebih sayang sama Blacksun karena dia kurang lebih satu tahun lebih lama menemani hidup gue. Kalo gue lagi gundah-gulana (cihuy amat bahasanya ._.) gue sering curhat sama Blacksun, dulu juga gue suka naro kandangnya di kamar gue biar gue ada temennya.
![]() |
| Bisa dilihat Blacksun yang berada di kandang modif-an |
Mumpung lagi galau-galau, gue kasih bonus puisi ciptaan gue yang dibuat beberapa minggu yang lalu dan dibuat atas permintaan Oso yang sedang menunggu cintanya yang tak kunjung datang.
Tak Kunjung Datang
Oleh : Carissa Nuryasmin Putri
Hal yang paling rumit
Namun paling membahagiakan
Ada orang yang tersenyum karenanya
Adapula yang menangis
Ada orang yang tersenyum karenanya
Adapula yang menangis
Ingin rasanya ku merasakan
Cinta yang abadi
Yang memutar-balik hati
Cinta yang abadi
Yang memutar-balik hati
Kapan?
Kapan?
Kau tak pernah datang
Kapan?
Kau tak pernah datang
Matahari sudah terbenam, tapi cintaku tak pernah.
Selamat malam, mari lupakan keluh kesah.

No comments:
Post a Comment