Wednesday, 3 June 2015

Puisi "Melumat Kotoran"


“Melumat Kotoran”
Karya : Carissa Nuryasmin Putri

Dilumatnya kotoran
Kotoran janji, menurutnya
Kami berusaha menghentikan
Tapi lumatannya makin menghayati

Tak mau percaya ia
Masih banyak janji lain yang suci
Kenapa kotoran yang dilumat
Tetap saja ia keras kepala

Kami sudah bungkam mulutnya agar tidak melumat,
hidungnya agar tidak mengendus,
kupingnya agar tidak mendengar,
hatinya agar tidak mencinta

Tetap saja ia keras kepala
Jakarta, 9 November 2014

No comments:

Post a Comment